Perlu kah mendengar kata
orang lain..?? Perlu. Bahkan sangat perlu. Yang tidak perlu hanyalah
melakukan semua hal yang mereka katakan. Yang harus digaris bawahi
disini adalah kata SEMUA. Karena tidak semua yang kita pikirkan sama
dengan pemikiran mereka. Setiap manusia memiliki cara pandangnya. Ini
hanya tergantung kita. Apakah menurut kita kata mereka benar? Apakah
kata mereka perlu diperbuat? Apakah sejalan dengan tujuan kita?
Silahkan dicerna dalam-dalam.
Perihal hidupku biar
Tuhan yang menjadi sutradaranya. Aku pasrah dan tawakkal saja. Karena
aku hanya manusia pemeran opera-Nya. Dan aku tak pernah mampu menolak
kehendak yang sudah tercatatkan di lauhul mahfudz yang bahkan sudah
digariskan sebelum aku dilahirkan. Hanya saja aku diwajibkan untuk
berusaha.
Sejauh ini aku
bukanlah manusia berpunya. Tapi aku sangat bersyukur pada Tuhan karena
telah mencukupkan. Tak bisakah komentar netizen tentang semua hal yang
cukup menjatuhkan di delete saja dan digantikan dengan semangat dan
motivasi misalnya?? Menurutku itu lebih berguna. Ahh, sudahlah biar
saja mereka berekspresi dengan dunianya. Mungkin dengan cara itu mereka
bisa berbahagia.
Disini aku punya
tujuan. Tujuanku bukan tentang apa kata mereka. Tapi tentang apa yang
aku mau. Bahkan aku sudah memilih apa yang menjadi keinginanku. Aku
sama sekali tak butuh pendapat mereka untuk mempertimbangkan, sebab aku
sudah memperhitungkannya berulang kali sebelum pada akhirnya aku
mengambil keputusan. Meskipun keputusan yang ku perjuangkan pada
akhirnya sangat ditentang sedemikian sadis dan begitu dalam. Bahkan
hingga detik ini.
Aku sama sekali tak
peduli dengan penolakan mereka untuk mengakui kemampuan yang sering
mereka remehkan. Meskipun ini sudah berjalan dan jelas tampak di depan
mata mereka. Penonton hanya mampu bertepuk tangan. Sedang pejuang ini
mati-matian mengukirkan prestasi dan pengakuan. Tapi biarlah, karena
penonton tak akan pernah menjadi seorang pemain yang sesungguhnya.
Apakah salah jika hanya baru kalah start?? Tohh belum tentu kalah finish
juga.
Memang kenapa jika
(kata mereka) hidupku sengsara.?? Lalu dengan gampangnya mereka mencaci
dengan banyak cara. Dan apakah disini yang dipandang sebagai manusia
hanya yang berharta. .??
Baiklahh, aku berjanji. . jika telah mendapat apa yang aku inginkan nanti, akan ku buktikan kesangsian yang mereka beratkan selama ini.
Baiklahh, aku berjanji. . jika telah mendapat apa yang aku inginkan nanti, akan ku buktikan kesangsian yang mereka beratkan selama ini.
.
.
Nusadadi, Sumpiuh, 23 Jun 18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar